Skip to content

Maniskidul

Usulan, Tanggapan, Berbagi Informasi

Menu
  • Beranda
  • Aspirasi
  • Monev Cibulan
Menu

Wahana Panahan

Objek Wisata Cibulan, sebagai ikon pariwisata di Kabupaten Kuningan, telah berhasil menarik
pengunjung melalui pesona alam dan keunikan ikan dewa. Untuk mempertahankan relevansi dan
meningkatkan daya saing di tengah industri pariwisata yang dinamis, inovasi melalui penambahan
wahana baru menjadi sebuah keniscayaan. Tren global menunjukkan adanya peningkatan minat
terhadap wisata berbasis aktivitas yang tidak hanya menawarkan rekreasi tetapi juga pengalaman
dan pembelajaran. Panahan adalah salah satu aktivitas yang popularitasnya terus meningkat.
Olahraga ini melatih fokus, kesabaran, dan ketepatan, serta dapat dinikmati oleh semua kalangan
usia, dari anak-anak hingga dewasa. Pengadaan wahana panahan yang representatif, aman, dan
dikelola secara profesional di Cibulan akan menjadi nilai tambah yang signifikan, melengkapi wahana
yang sudah ada, serta membuka segmen pasar baru bagi wisatawan yang mencari pengalaman
berbeda.
Visi dan Misi
Visi
Menjadikan Cibulan Archery Land sebagai destinasi panahan rekreasi unggulan di wilayah Kuningan
dan sekitarnya yang mengedepankan keamanan, edukasi, dan kesenangan.
Misi
1. Menyediakan fasilitas dan peralatan panahan yang berstandar keamanan tinggi.
2. Memberikan pengalaman memanah yang menyenangkan dan mudah diakses bagi pemula.
3. Meningkatkan jumlah dan lama tinggal pengunjung di Objek Wisata Cibulan.
4. Menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi Desa.

RENCANA TEKNIS DAN OPERASIONAL
Desain dan Tata Letak Area
Lokasi Memanfaatkan area lahan kosong yang strategis, mudah diakses namun tetap terpisah dari
keramaian utama untuk menjamin keamanan.
Ukuran Area Minimal 5×20 meter, terdiri dari
– Garis Tembak (Shooting Line)
– Area untuk pemanah berdiri, dilengkapi atap peneduh (gazebo/saung) untuk kenyamanan.
– Jalur Tembak Area terbuka menuju target dengan jarak bervariasi (misal: 5m, 10m, dan 15m untuk pemula).
– Area Target Lokasi penempatan bantalan target.
– Area Pengaman (Safety Zone) Dikelilingi jaring pengaman (arrow net) setinggi minimal 3 meter di belakang dan sisi target untuk menahan anak panah yang meleset.
– Area Tunggu dan Administrasi Sebuah saung kecil untuk pendaftaran, instruksi singkat, dan tempat istirahat.

Standar Operasional Prosedur (SOP) Keamanan
Keselamatan adalah prioritas utama. SOP yang akan diterapkan antara lain :
1. Wajib Instruktur : setiap sesi memanah, terutama untuk pemula, wajib didampingi oleh instruktur.
2. Instruksi Keamanan : Pengunjung wajib mengikuti arahan singkat mengenai cara memegang busur, memasang anak panah, dan aturan di garis tembak sebelum memulai.
3. Penggunaan Alat Pelindung : Pemanah diwajibkan menggunakan pelindung lengan (arm guard) dan jari (finger tab).
4. Satu Arah Aktivitas : mengambil anak panah di target dilakukan secara serentak setelah semua pemanah selesai menembak dan ada aba-aba dari instruktur.
5. Larangan : Dilarang mengarahkan busur ke arah selain target, meskipun tanpa anak panah.

 

  • Pengembangan Cibulan
  • Pengembangan Situ Batu Gajah
  • Wahana Panahan
  • Kopdes
  • Remaja Putri
  • UMKM
  • Edukasi SDM
  • Baznas

Copyright [c] Abnatan Digital